Tips dan Trik PUBG: BATTLEGROUNDS untuk Pemula

Tips dan Trik PUBG: BATTLEGROUNDS untuk Pemula
Tips dan trik PUBG: BATTLEGROUNDS untuk pemain pemula dalam mengatur looting, zona, recoil, rotasi, kendaraan, dan kerja sama tim.

PUBG: BATTLEGROUNDS merupakan game battle royale yang menempatkan pemain di sebuah map untuk mencari perlengkapan, bertahan dari pemain lain, dan bergerak mengikuti Blue Zone yang terus mengecil. Pertandingan dapat diikuti hingga 100 pemain, dengan tujuan menjadi pemain atau tim terakhir yang bertahan.

Bagi pemain baru, PUBG mungkin terasa sulit karena arah datangnya lawan tidak selalu terlihat, recoil senjata membutuhkan latihan, dan satu keputusan yang salah dapat mengakhiri pertandingan.

Namun, pemain tidak harus langsung menguasai seluruh map dan senjata. Mulailah dari dasar seperti memilih tempat mendarat, mengatur inventory, menggunakan cover, membaca zona, serta berkomunikasi dengan anggota tim.

Panduan ini membahas tips dan trik PUBG: BATTLEGROUNDS untuk pemula agar proses looting, rotasi, pertempuran, dan menghadapi zona akhir menjadi lebih terarah.

Memahami Tujuan Permainan PUBG

Setelah terjun dari pesawat, pemain harus mencari senjata, armor, obat, amunisi, dan perlengkapan lain yang tersebar di berbagai bangunan.

Area permainan akan dipersempit oleh Blue Zone. Pemain yang berada di luar area aman akan menerima damage, sehingga harus terus memperhatikan map dan waktu pergerakan zona.

Pemain dapat bermain dalam beberapa format tim, tetapi prinsip dasarnya tetap sama:

  • Mendarat dengan aman
  • Mengumpulkan perlengkapan
  • Bergerak menuju zona
  • Menghindari posisi terbuka
  • Mengalahkan atau menghindari lawan
  • Bertahan sampai akhir pertandingan

Jumlah eliminasi memang penting, tetapi bertahan hidup dan mengambil posisi yang baik sering lebih menentukan kemenangan.

Mulai dari Training dan Mode Arcade

Pemain baru sebaiknya tidak langsung menghabiskan seluruh waktu di pertandingan battle royale utama.

Gunakan mode latihan untuk memahami:

  • Kontrol karakter
  • Sensitivitas
  • Recoil
  • Pergantian fire mode
  • Penggunaan scope
  • Lemparan utility
  • Pergerakan kendaraan
  • Pengelolaan inventory

PUBG juga menyediakan mode Arcade seperti Team Deathmatch dan Intense Battle Royale yang dapat digunakan untuk berlatih pertempuran lebih sering tanpa harus melakukan looting panjang pada setiap percobaan.

Pilih Tempat Mendarat yang Lebih Tenang

Lokasi populer biasanya mempunyai loot yang bagus, tetapi juga didatangi banyak pemain.

Pemain baru sebaiknya memilih area yang:

  • Mempunyai beberapa bangunan
  • Tidak terlalu jauh dari jalur pesawat
  • Tidak terlalu ramai
  • Dekat dengan jalan atau kendaraan
  • Mempunyai jalur keluar
  • Berada cukup dekat dengan kemungkinan zona

Hindari selalu mendarat di lokasi paling ramai hanya karena ingin mendapatkan banyak eliminasi.

Mendarat di tempat yang lebih tenang memberikan waktu untuk mempelajari looting, inventory, dan pergerakan tanpa langsung terlibat pertempuran.

Perhatikan Pemain Lain Saat Terjun

Ketika masih berada di udara, lihat sekeliling untuk mengetahui jumlah pemain yang mendarat di lokasi yang sama.

Perhatikan:

  • Arah terjun lawan
  • Bangunan yang mereka pilih
  • Posisi anggota tim
  • Kendaraan di sekitar
  • Lokasi alternatif untuk mendarat

Jika terlalu banyak pemain menuju satu bangunan, ubah arah menuju bangunan lain yang masih mempunyai loot.

Informasi dari fase terjun membantu pemain memperkirakan arah datangnya ancaman pada beberapa menit pertama.

Usahakan Mendarat Dekat Bangunan

Jangan mendarat terlalu jauh dari tempat loot.

Pemain yang lebih cepat memasuki bangunan mempunyai kesempatan lebih besar mendapatkan perlengkapan sebelum lawan.

Setelah mendarat, prioritaskan mengambil:

  1. Senjata
  2. Amunisi
  3. Armor
  4. Helm
  5. Obat
  6. Backpack
  7. Scope dan attachment

Jangan terlalu lama memilih perlengkapan pada awal pertandingan. Ambil barang yang tersedia terlebih dahulu, lalu atur ulang inventory setelah kondisi lebih aman.

Jangan Terlalu Lama Melakukan Looting

Pemain baru sering menghabiskan terlalu banyak waktu membuka setiap ruangan meskipun perlengkapan utama sudah cukup.

Looting terlalu lama mempunyai beberapa risiko:

  • Zona mulai menjauh
  • Musuh mengetahui posisi pemain
  • Jalur rotasi mulai dipenuhi lawan
  • Pemain terlambat mengambil posisi
  • Tim menjadi terpisah

Setelah mempunyai senjata, armor, obat, dan amunisi yang cukup, mulailah bergerak menuju posisi berikutnya.

Loot terbaik tidak selalu menghasilkan kemenangan jika pemain terlambat masuk zona.

Gunakan Dua Senjata dengan Fungsi Berbeda

Pilih kombinasi senjata yang dapat digunakan pada jarak berbeda.

Contohnya:

  • Senjata jarak dekat dan senjata jarak menengah
  • Senjata otomatis dan senjata jarak jauh
  • SMG dan DMR
  • Assault rifle dan sniper rifle

Hindari membawa dua senjata yang mempunyai fungsi hampir sama jika masih kesulitan menghadapi jarak yang berbeda.

Untuk pemula, kombinasi senjata otomatis dan senjata jarak menengah biasanya lebih fleksibel.

Pelajari Satu atau Dua Senjata Terlebih Dahulu

PUBG mempunyai berbagai kategori senjata dengan recoil dan kecepatan tembak berbeda. Situs resminya juga menyediakan daftar senjata yang tersedia di dalam game.

Pemain baru tidak perlu langsung menguasai semuanya.

Fokuslah pada beberapa jenis yang sering ditemukan:

  • Assault rifle untuk jarak dekat hingga menengah
  • SMG untuk pertempuran dekat
  • DMR untuk jarak menengah hingga jauh
  • Sniper rifle untuk tembakan jarak jauh

Dengan menggunakan jenis senjata yang sama secara rutin, pemain akan lebih cepat memahami recoil, fire rate, dan jarak efektifnya.

Perhatikan Fire Mode

Beberapa senjata mempunyai pilihan mode tembak seperti:

  • Single
  • Burst
  • Auto

Gunakan mode sesuai jarak.

Single

Cocok untuk tembakan jarak jauh karena lebih mudah dikontrol.

Burst

Dapat digunakan pada jarak menengah jika pemain belum nyaman melakukan spray panjang.

Auto

Cocok untuk pertempuran dekat atau kondisi ketika musuh bergerak cepat.

Selalu periksa fire mode setelah mengambil atau mengganti senjata. Jangan sampai memasuki pertempuran jarak dekat dengan mode single tanpa menyadarinya.

Gunakan Attachment yang Sesuai

Attachment dapat membantu mengurangi recoil, mempercepat penggunaan senjata, atau menambah kapasitas magazine.

Beberapa attachment umum meliputi:

  • Muzzle
  • Grip
  • Magazine
  • Stock
  • Scope

Jangan memasang attachment hanya karena tersedia. Perhatikan apakah attachment tersebut cocok dengan senjata dan gaya bermain.

Pemain baru sebaiknya memprioritaskan attachment yang membantu stabilitas dan kapasitas amunisi.

Jangan Membawa Amunisi Berlebihan

Amunisi memang penting, tetapi membawa terlalu banyak dapat memenuhi kapasitas backpack.

Sisakan ruang untuk:

  • First aid kit
  • Bandage
  • Boost item
  • Smoke grenade
  • Utility
  • Amunisi senjata kedua

Sesuaikan jumlah amunisi dengan jenis senjata dan kemungkinan pertempuran.

Senjata otomatis biasanya membutuhkan persediaan lebih banyak daripada senjata yang digunakan untuk tembakan satu per satu.

Atur Inventory secara Rutin

Inventory yang berantakan membuat pemain kesulitan mengambil keputusan ketika harus bergerak cepat.

Buang barang yang tidak digunakan, seperti:

  • Amunisi yang tidak sesuai senjata
  • Attachment untuk senjata lain
  • Scope berlebihan
  • Obat dalam jumlah terlalu banyak
  • Utility yang tidak dapat dibawa
  • Barang dari senjata yang sudah diganti

Lakukan pengaturan inventory ketika berada di balik cover, bukan saat berdiri di area terbuka.

Prioritaskan Helm dan Vest

Helm dan vest membantu mengurangi damage yang diterima.

Perhatikan bukan hanya level, tetapi juga kondisi durability-nya.

Perlengkapan level lebih tinggi yang hampir rusak belum tentu selalu lebih baik daripada perlengkapan level lebih rendah yang kondisinya masih penuh.

Periksa armor setelah selesai bertempur dan ganti jika menemukan perlindungan dalam kondisi lebih baik.

Jangan Menunggu Health Terlalu Rendah

Gunakan item pemulihan ketika kondisi aman dan health sudah berkurang cukup banyak.

Jangan menunggu sampai pertempuran berikutnya dimulai.

Sebelum melakukan heal:

  • Cari cover
  • Dengarkan langkah lawan
  • Informasikan kepada tim
  • Pastikan jalur masuk dapat diawasi
  • Perhatikan waktu zona

Jangan melakukan heal di tengah area terbuka kecuali tidak ada pilihan lain.

Gunakan Boost Sebelum Pertempuran Penting

Boost item dapat membantu pemulihan secara bertahap dan mendukung pergerakan karakter.

Gunakan sebelum:

  • Memasuki zona akhir
  • Menyerang bangunan
  • Melakukan rotasi berbahaya
  • Menolong anggota tim
  • Menghadapi lawan yang sudah diketahui posisinya

Namun, jangan menghabiskan seluruh persediaan terlalu awal. Sisakan beberapa untuk fase akhir pertandingan.

Selalu Perhatikan Blue Zone

Blue Zone terus mempersempit area permainan, sehingga pemain tidak dapat menetap di satu lokasi sepanjang pertandingan.

Periksa map secara rutin untuk mengetahui:

  • Posisi zona aman
  • Jarak yang harus ditempuh
  • Waktu sebelum zona bergerak
  • Jalur rotasi
  • Kendaraan di sekitar
  • Area berbahaya yang harus dilewati

Jangan baru bergerak ketika Blue Zone sudah sangat dekat, terutama jika jarak menuju zona aman cukup jauh.

Bergerak Lebih Awal untuk Zona Jauh

Jika zona berikutnya berada jauh, mulailah bergerak lebih awal.

Rotasi terlambat dapat membuat pemain:

  • Terjebak Blue Zone
  • Bertemu banyak tim pada jalur yang sama
  • Tidak mempunyai waktu mencari cover
  • Dipaksa menyeberangi area terbuka
  • Kehabisan obat

Bergerak lebih awal memberikan lebih banyak pilihan jalur dan posisi.

Namun, jangan selalu menuju titik tengah zona tanpa memeriksa keadaan karena area tersebut mungkin sudah dikuasai tim lain.

Gunakan Kendaraan dengan Bijak

Kendaraan membantu pemain melakukan rotasi jarak jauh. PUBG menyediakan berbagai jenis kendaraan yang mempunyai karakter dan fungsi berbeda.

Kendaraan berguna untuk:

  • Mengejar zona
  • Menyeberangi area terbuka
  • Membawa seluruh tim
  • Mencari posisi tinggi
  • Keluar dari situasi berbahaya

Namun, suara kendaraan dapat memberi tahu posisi pemain.

Berhentilah pada lokasi yang mempunyai cover dan hindari memarkir kendaraan tepat di depan bangunan yang ingin diserang.

Jangan Berkendara Langsung ke Tengah Bangunan

Sebelum berhenti, amati jendela, pintu, dan lingkungan sekitar.

Bangunan yang terlihat kosong belum tentu benar-benar aman.

Berhenti sedikit menjauh, lalu gunakan cover untuk mendekat.

Jangan melompat keluar dari kendaraan tanpa rencana karena pemain dapat langsung terlihat oleh lawan yang sedang menjaga area.

Gunakan Cover, Bukan Hanya Berbaring

Cover adalah objek yang benar-benar dapat menghalangi tembakan, seperti:

  • Batu
  • Tembok
  • Bangunan
  • Tanah tinggi
  • Pohon besar
  • Kendaraan
  • Lereng

Rumput hanya membantu menyamarkan karakter dari pandangan tertentu, tetapi tidak memberikan perlindungan yang kuat.

Jangan terlalu mengandalkan prone di area terbuka karena karakter tetap dapat terlihat dari posisi tinggi atau jarak tertentu.

Manfaatkan Kontur Tanah

Bukit, lereng, dan cekungan dapat digunakan sebagai perlindungan alami.

Posisi di balik lereng membantu pemain:

  • Menyembunyikan sebagian tubuh
  • Mengintip area
  • Mundur ketika terkena tembakan
  • Mengurangi arah serangan
  • Berpindah tanpa terlalu terlihat

Jangan selalu berdiri tepat di puncak bukit karena siluet karakter lebih mudah terlihat dari berbagai arah.

Gunakan bagian sedikit di bawah puncak untuk mengamati area.

Jangan Berlari Lurus di Area Terbuka

Ketika harus menyeberangi tempat terbuka:

  • Gunakan jalur tercepat menuju cover
  • Ubah arah seperlunya
  • Manfaatkan smoke
  • Perhatikan arah tembakan
  • Jangan berhenti tanpa perlindungan
  • Bergerak bersama tim dengan jarak yang cukup

Namun, jangan bergerak secara acak sampai kehilangan arah tujuan.

Prioritasnya tetap mencapai cover berikutnya secepat mungkin.

Dengarkan Suara di Sekitar

Suara dapat memberikan informasi penting mengenai:

  • Langkah kaki
  • Kendaraan
  • Tembakan
  • Pergantian senjata
  • Jendela pecah
  • Pintu terbuka
  • Pemain yang mendekat

Gunakan headphone dengan volume yang aman.

Ketika mendengar suara, jangan langsung berlari keluar. Tentukan arah, jarak, dan kemungkinan posisi lawan terlebih dahulu.

Jangan Menembak Semua Musuh yang Terlihat

Melihat musuh tidak selalu berarti harus langsung menembak.

Sebelum menyerang, pertimbangkan:

  • Apakah jaraknya sesuai senjata?
  • Apakah tersedia cover?
  • Apakah musuh sendirian?
  • Apakah tim sudah siap?
  • Apakah posisi akan diketahui tim lain?
  • Apakah zona memaksa pemain segera bergerak?
  • Apakah serangan dapat diselesaikan?

Menembak tanpa perhitungan dapat mengungkap posisi dan menarik perhatian tim lain.

Hindari Menembak Sambil Bergerak Sembarangan

Akurasi dapat menurun ketika pemain bergerak tanpa kontrol.

Saat melakukan pertempuran:

  1. Gunakan cover
  2. Keluar secukupnya
  3. Arahkan crosshair
  4. Tembak
  5. Kembali ke cover
  6. Ubah posisi jika sudah diketahui

Untuk target jarak jauh, gunakan tembakan yang lebih terukur daripada menahan tombol tembak terus-menerus.

Pelajari Recoil secara Bertahap

Setiap senjata mempunyai tingkat recoil berbeda.

Latih dengan cara:

  • Menembak dinding pada mode latihan
  • Melihat arah pola peluru
  • Menarik bidikan berlawanan dengan recoil
  • Memulai dari jarak dekat
  • Berlatih burst pendek
  • Menggunakan scope yang sering dipakai

Jangan mengganti sensitivitas setiap kali spray terasa buruk.

Berikan waktu agar tangan terbiasa dengan pengaturan yang sama.

Gunakan Scope Sesuai Jarak

Scope besar tidak selalu menjadi pilihan terbaik.

Pada jarak dekat, scope dengan pembesaran kecil lebih mudah digunakan. Pada jarak jauh, pembesaran lebih tinggi dapat membantu melihat target.

Bawa scope berdasarkan kebutuhan dan senjata.

Jangan memenuhi inventory dengan terlalu banyak scope jika tidak akan digunakan.

Jangan Reload Setelah Menembak Sedikit

Pemain baru sering melakukan reload setelah hanya mengeluarkan beberapa peluru.

Reload pada waktu yang salah dapat membuat karakter tidak dapat menembak ketika musuh muncul.

Lakukan reload ketika:

  • Berada di balik cover
  • Tidak ada langkah dekat
  • Tim sedang menjaga
  • Peluru benar-benar mulai sedikit
  • Pertempuran sudah selesai

Dalam keadaan mendesak, mengganti senjata dapat lebih cepat daripada menunggu reload.

Gunakan Smoke untuk Perlindungan

Smoke dapat membantu menutup pandangan lawan.

Gunakan smoke untuk:

  • Menolong anggota yang tumbang
  • Menyeberangi area terbuka
  • Keluar dari bangunan
  • Mengalihkan perhatian
  • Membuat jalur menuju zona
  • Menutup posisi lawan

Jangan melempar seluruh smoke sekaligus tanpa arah yang jelas.

Simpan beberapa untuk fase akhir karena area perlindungan akan semakin terbatas.

Bermain Dekat dengan Anggota Tim

Dalam mode squad, jangan bergerak terlalu jauh sendirian.

Jarak yang terlalu jauh membuat anggota tim kesulitan:

  • Memberikan bantuan
  • Melakukan trade
  • Melakukan revive
  • Membagikan amunisi
  • Memberikan informasi
  • Menyerang secara bersamaan

Namun, jangan berdiri terlalu rapat karena seluruh tim dapat terlihat dari satu arah atau terkena serangan yang sama.

Gunakan jarak yang memungkinkan anggota saling membantu.

Berikan Informasi yang Jelas

Komunikasi sederhana dapat meningkatkan peluang tim.

Sampaikan:

  • Arah lawan
  • Jumlah lawan
  • Lokasi terakhir
  • Kendaraan yang mendekat
  • Posisi zona
  • Kebutuhan amunisi atau obat
  • Rencana rotasi
  • Tempat yang akan diserang

Gunakan tanda arah, angka kompas, ping, atau nama lokasi.

Hindari hanya mengatakan “musuh di sana” karena informasinya kurang jelas.

Jangan Melakukan Revive Tanpa Mengamankan Area

Ketika anggota tim tumbang, jangan langsung berlari menolong tanpa memeriksa posisi lawan.

Sebelum revive:

  • Cari tahu arah tembakan
  • Gunakan smoke jika diperlukan
  • Minta anggota lain menjaga
  • Pindahkan posisi jika memungkinkan
  • Pastikan zona tidak segera datang
  • Dengarkan langkah kaki

Terkadang mengamankan lawan terlebih dahulu lebih aman daripada langsung melakukan revive.

Ambil Posisi Lebih Awal pada Zona Akhir

Semakin kecil zona, semakin sedikit area perlindungan yang tersedia.

Pada fase akhir:

  • Cari cover yang kuat
  • Hindari menembak tanpa alasan
  • Perhatikan jumlah pemain tersisa
  • Dengarkan arah pertempuran
  • Simpan smoke
  • Jangan berdiri di tengah zona terbuka
  • Periksa bagian belakang sebelum bergerak
  • Bergerak mengikuti sisi aman zona

Posisi sering lebih penting daripada jumlah loot pada tahap ini.

Jangan Terlalu Cepat Membuka Posisi

Pada zona akhir, satu tembakan dapat memberi tahu seluruh pemain mengenai lokasi.

Sebelum menembak, pastikan:

  • Target dapat dikalahkan
  • Pemain mempunyai cover
  • Tidak ada musuh lain di samping
  • Zona tidak memaksa bergerak
  • Tim siap membantu

Kadang-kadang membiarkan dua tim lain bertempur terlebih dahulu memberikan keuntungan posisi.

Pelajari Map Satu per Satu

PUBG mempunyai beberapa map dengan ukuran, bentuk wilayah, dan jalur rotasi berbeda.

Pemain baru tidak perlu langsung menghafal semuanya.

Pelajari:

  • Lokasi loot
  • Area ramai
  • Jalur kendaraan
  • Posisi tinggi
  • Jembatan
  • Bangunan strategis
  • Area terbuka
  • Jalur rotasi umum

Semakin memahami map, semakin mudah menentukan tempat mendarat dan jalur menuju zona.

Evaluasi Setiap Kekalahan

Jangan hanya menyalahkan aim.

Tanyakan setelah pertandingan:

  • Apakah mendarat di lokasi terlalu ramai?
  • Apakah terlalu lama looting?
  • Apakah terlambat masuk zona?
  • Apakah menembak tanpa cover?
  • Apakah tim terlalu berjauhan?
  • Apakah reload pada waktu yang salah?
  • Apakah tidak memperhatikan suara?
  • Apakah bergerak di area terbuka?
  • Apakah membawa terlalu banyak barang?
  • Apakah memilih pertempuran yang tidak perlu?

Fokus memperbaiki satu kesalahan dalam setiap sesi.

Kesalahan Pemain PUBG Pemula

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan meliputi:

  • Selalu melakukan hot drop
  • Looting terlalu lama
  • Tidak memperhatikan Blue Zone
  • Membawa amunisi berlebihan
  • Tidak membawa smoke
  • Menembak semua musuh yang terlihat
  • Menggunakan dua senjata dengan fungsi sama
  • Reload di tengah pertempuran
  • Berlari di area terbuka
  • Berdiri terlalu lama di jendela
  • Mengendarai kendaraan tanpa memeriksa tujuan
  • Bergerak terlalu jauh dari tim
  • Revive tanpa mengamankan area
  • Mengganti sensitivitas terlalu sering
  • Terlalu fokus mencari eliminasi
  • Tidak memeriksa bagian belakang
  • Masuk zona akhir tanpa utility

Kesalahan tersebut wajar dilakukan pemain baru. Hal yang penting adalah memahami penyebabnya dan mencoba strategi berbeda pada pertandingan berikutnya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Game FPS

PUBG membutuhkan kombinasi aim, sensitivitas, pengendalian recoil, map awareness, positioning, dan komunikasi tim.

Untuk memahami dasar genre FPS secara lebih luas, baca panduan lengkap game FPS untuk pemain pemula.

Baca Juga: Cara Mengatur Sensitivitas

Sensitivitas yang nyaman membantu pemain mengontrol spray, mengikuti lawan, menggunakan scope, dan melakukan koreksi kecil.

Baca cara mengatur sensitivitas game FPS untuk pemain pemula untuk memahami pengaturan mouse, ADS, scope, dan controller.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Aim

Pemain juga perlu melatih crosshair placement, tracking, recoil, dan ketepatan tembakan.

Pelajari melalui cara meningkatkan aim dalam game FPS untuk pemula.

Kesimpulan

PUBG: BATTLEGROUNDS tidak hanya membutuhkan kemampuan menembak. Pemain juga harus memahami looting, rotasi zona, penggunaan cover, pengelolaan inventory, dan kerja sama tim.

Pemain baru sebaiknya memilih tempat mendarat yang lebih tenang agar mempunyai waktu mengumpulkan perlengkapan dan memahami lingkungan.

Jangan terlalu lama melakukan looting. Setelah mempunyai senjata, armor, obat, dan amunisi yang cukup, mulai bergerak menuju posisi yang lebih aman.

Perhatikan Blue Zone, gunakan kendaraan secara bijak, dan hindari berlari di area terbuka tanpa tujuan. Manfaatkan batu, bangunan, lereng, dan smoke sebagai perlindungan.

Tidak semua musuh yang terlihat harus langsung diserang. Pilih pertempuran berdasarkan posisi, jarak, kondisi tim, dan arah zona.

Dalam mode squad, tetap berada cukup dekat dengan anggota lain dan berikan informasi yang jelas melalui ping atau kompas.

Dengan latihan rutin dan evaluasi setelah pertandingan, pemain akan semakin memahami map, recoil, rotasi, dan cara mengambil keputusan yang lebih baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dying Light 2 Stay Human: Tips dan Trik untuk Pemain Baru

Minecraft: Tips dan Trik Bertahan Hidup untuk Pemain Baru

Panduan Lengkap Game Survival untuk Pemula: Tips, Genre, dan Rekomendasi Game